Senin, 29 Oktober 2012

ALL ABOUT NAIL ART

Meskipun Kecil, Kuku mempunyai nilai penting untuk urusan penampilan. Kalau Anda sudah mulai merasa bosan dengan polesan cat kuku satu warna, Anda bisa memilih nail art tentunya. Namun harus disesuaikan dengan aktifitas yang akan dilakukan setelahnya.

  1. alat nail art yang di butuhkan : kuas, kikir kuku, gunting kuku, uv lamp, tusuk gigi / tusuk sate, tissue, doubletip.
  2. Bahan yang di butuhkan : Quteks, Kuku Paslum Acrylic Paint, Glitter, Acrylic Powder, Monomer, UV Gel, RhineStone, Sticker, Stamper & Plate, Dry Flower, Ceramic Flower, Metallic Flower, Fruit Fimo, & Lace /Renda.
  3. Variasi Tekhnik : French Manicure, Dottting, Marble, Sponge, Painting, Gradasi, Wet Painting, Dry painting, Ac\crylic, UV, Stamping, 3D Basic dengan RhineStone, Sticker, Dry Flower, Ceramic Flower, Metallic Flower, Fruit Fimo, Foil Shape, & Lace / Renda

Kuku palsu adalah tiruan asli dari kuku dimana bahanya terbuat dari sejenis plastic, kuku palsu sangat mudah dan praktis dalam penggunaanya. Kuku palsu bisa di beli dalam keadaan polos sehingga kemudia dapat dihias, ataupun bisa jjuga di beli kuku palsu yang sudah di hias dimana sudah ready to use. Cara penggunaan kuku palsu relatif sangat mudah yaitu hanya dengan menempelkan double tip pada bagian belakang kuku palsu, atau di rekatkan dengan lem khusus kuku. Kekurangan kuku palsu adalah pada ukurangnya yang terkadang tidak bisa seratus persen sama dengan kuku asli sehingga seringkali membuat kuku tampak tidak asli atau natural. kekurangan lainya pada kuku palsu adalah kuku palsu tidak dapat menempel lama pada kuku asli maka oleh sebab itu kuku palsu cocok digunakan pada acara khusus seperti acara - acara pernikaha, pesta, dll.



Acrylic Paint adalah suatu jenis cat lukis yang compatible di berbagai permukaan seperti kaca, plastic, kain. Acrylic Paint lebih awet dibandingkan dengan cat air dan lebih cepat kering dari cat minyak. Penggunaanya juga sangat praktis dan dapat di encerkan dengan air biasa.





Acrylic Powder & Monomer : Acrylic Powder & Monomer Liquid banyak sekali pakai dalam dekorasi nail art, seperti untuk Nail Extension dan membuat banyak objek 3D pada kuku.
Cara mengaplikasikanya tidak terlalu sulit juga tidak terlalu gampang, kedua benda ini tidak dapat di gunakan sendirian, karena di butuhkan reaksi kimia saat keduanya "bertemu". Caranya tuangkan Monomer secukupnya pada sebuat gelas kaca kecil, berikutnya dengan kuas khusus acrylic powder celupkan kuas kedalam Monomer dan aduk sampai seluruh kuas basah, Kemuadian tiriskan dengan menekan kuas ke bibir gelas, berikutnya secara perlahan celupkan kuas basah kedalam Acrylic Powder dan angkat setalah 1 detik kemudian pada kuas akan menempel bulatan seperti pasta yang lengket, segera aplikasikan pada kuku dan bentuk dengan cepat karena akan mengering dalam waktu singkat.

Kekurangan Acrylic Powder dan Monomer liquid adalah baunya yang sangat menyengat dan mudah menguning.

UV GEL biasa di aplikasikan untuk nail extension, penggunaanya masih sangat jarang dan biasanya hanya salon nail art dan para professional yang menggunakan UV GEL. Jika digunakan untuk Nail Extension, UV GEL memiliki banyak kelebihan di bandingkan dengan ACRYLIC POWDER & MONOMER, yaitu hasilnya yang natural, tipis, ringan dan mengkilap, tidak menguning setelah beberapa hari pemakaian dan fleksibel, serta baunya juga tidak menyengat. Kekuranganya adalah satu yaitu harganya yang relatif mahal, dan penggunaanya juga harus dengan UV Lamp untuk mengeringkan UV Gel yang sudah diaplikasikan ke kuku, serta tidak bias digunakan untuk membuat dekorasi 3D.


Rhinestone atau nama lainya seperti Flatback Jewel, Kristal, Berlian Gosok, Manik - Manik dan masih ada istilah - istilah lainya. Sebetulnya rhinestone adalah manik - manik yang terdiri hanya satu muka, yaitu bagian belakangnya datar sehingga bisa di tempelkan pada permukaan yang datar. Penggunaan rhinestone sendiri bukan hanya di tempelkan pada kuku, tetapi sering di dunia fashion. Menempelkan Rhinestone pada kuku akan terlihat lebih elegan dalam sekejap. Contoh Gambar Setelah aplikasi


Bagi Anda yang menyukai nail art jenis painting, tapi Anda tidak bisa menlukis maka Stamper & Plate bisa menjadi pilihan yang tepat. Stamper adalah stempel yang di desain khusus untuk quteks dan platters adalah cetakan dari gambar-gambar yang akan di cetak. Cara menggunakanya relatif mudah dan simpel dibandingkan dengan melukis pada kuku. Pada plat ada lekukan lubang dengan desain tertentu seperti hati, bunga, matahari, binatang, dsb. Plat ini di oles dengan quteks khusus pada bagian design yang di inginkan, dan kemudian sebelum quteks kering tempelkan stamper lalu segera tempelkan pada bagian kuku yang sudah di beri lapisan kuteks dasar.



Dry flower, Ceramic flower, Metallic Flower merupakan Beberapa macam bunga kering yang sering diaplikasikan dalam nail art, dilihat dari bahan pembuatnya. Dry flower adalah bunga yang dikeringkan dengan teknik khusus, menggunakannya pun harus hati-hati, gunakan pinset utuk mengambil dan mendekorasikan. Ceramic flower adalah bunga imitasi yang dibuat dari polymer clay. Sedangkan metallic flower, sesuai namanya bunga imitasi ini dibuat dari logam yang dicat warna-warni.

Fruit Fimo Adalah sejenis buah imitasi dengan ukuran kecil yang menggemaskan, bahanya dari Fimo sejenis clay.





Foil Shape adalah sejenis Glitter tetapi dengan ukuran besar




MACAM-MACAM BENTUK NAIL ART
Kuku cantik memang identik dengan kuku yang panjang. Tapi, anda yang berkuku pendek bukan berarti tidak bisa memiliki kuku cantik. Coba saja nail art, yaitu menghias kuku dengan lukisan.
Bahkan, kata pemilik Nail Pia Luciawaty Kurnia (Salon meni-pedi di Citraland Mall Jakarta), nail art juga bisa membantu kaum perempuan yang memiliki masalah kuku , seperti gampang patah, kuku bergelombang atau ingin memanjangkan dan memperindah kukunya dalam waktu singkat. Jadi, nail art sebenarnya tidak hanya seni untuk menghias kuku saja.
Nail Art adalah seni yang berasal dari Jepang. Seni ini masuk ke Indonesia sekitar enam tahun lalu. Nail art sendiri ada empat macam, yaitu:

1. Nail Art Cutex, yaitu nail art yang dilukis menggunakan kuteks saja.
2. Nail Art Stone, yaitu nail art yang dihiasi semacam hiasan berupa batu-batuan yang unik dan beragam aksesori lainnya.
3. Nail Art Sticker, yaitu menghias kuku menggunakan berbagai stiker.
4. Nail Art Acrylic, yaitu nail art menggunakan acrylic yang kemudian dibentuk menjadi berbagai motif timbul atau biasa disebut nail art 3D.
Keempat pola dasar nail art itu bisa dikombinasi bergantung selera dan keinginan masing-masing orang. Teknik yang penuh kreativitas dan ketelitian itu bisa digunakan untuk mengatasi kekurangan bentuk kuku dan mempercantiknya. Misalnya, kuku buntet bisa terlihat lebih lentik.
Perangkat Nail Art
Sebelum mulai memperbaiki kekurangan kuku dan mempercantiknya, sebaiknya kenali dulu berbagai perangkat yang biasa digunakan dalam nail art. Berikut ini beberapa perangkat yang biasa digunakan dalam nail art, yaitu:
* Kuku Palsu
Kuku ini dibuat dari bahan sejenis plastik. Kuku plastik sangat praktis digunakan. Di pasaran, kuku palsu ada yang masih polos, ada juga yang sudah dihias.
Cara memakai kuku palsu sangat mudah, yaitu hanya dengan menempelkan double tape pada bagian belakang kuku palsu, atau direkatkan dengan lem khusus kuku.
Kekurangan kuku palsu ada pada ukurannya yang kadang tidak bisa 100 persen sama dengan kuku asli. Sehingga, kelihatan tidak natural. Selain itu, kuku palsu tidak bisa bertahan lama menempel pada kuku asli. Karena itulah, kuku palsu paling cocok digunakan pada event khusus, seperti menghadiri pesta.
* Acrylic Paint
Ini adalah cat lukis untuk menghias kuku. Cat lukis jenis ini lebih awet ketimbang cat air., dan lebih cepat kering ketimbang cat minyak. Penggunaannya juga sangat praktis, dan bisa diencerkan dengan air biasa.
* Acrylic Powder & Monomer
Acrylic powder & monomer liquid banyak digunakan dalam dekorasi nail art, seperti untuk nail extension dan membuat objek 3D di kuku. Tapi, biasanya hanya tenaga profesional yang memakan bahan ini.
Cara memakainya, tuangkan monomer secukupnya di sebuah gelas kaca kecil dengan kuas khusus acrylic powder. Celupkan kuas ke dalam monomer dan aduk sampai seluruh kuas basah, kemudian tiriskan dengan menekan kuas ke bibir gelas. Lantas, secara berlahan celupkan kuas basah ke dalam acrylic powder, angkat setelah 1 detik. Di kuas akan menempel bulatan seperti pasta yang lengket, segera aplikasikan ke kuku dan bentuk dengan cepat karena akan mengering dalam waktu cepat.
Kekurangan bahan ini adalah baunya yang sangat menyengat dan mudah menguning.
* Rhinestone
Bahan ini juga biasa disebut gems, flatback jewel, manik-manik, kristal, berlian gosok, dan masih ada beberapa istilah lain untuk menyebutnya. Bahan tersebut biasanya ditempelkan pada kuku agar terlihat mewah.
Rhinestone sendiri sebenarnya adalah manik-manik yang terdiri atas satu muka atau bagian belakangnya datar, sehingga bisa ditempelkan pada permukaan datar. Model dan variasi rhinestone sangat beragam, harga yang ditawarkan pun bervariasi, ada yang murah dan yang mahal seperti swarovski
* Stamper & Plate
Mereka yang suka nail art jenis painting tapi tidak bisa menggambar, dapat memilih stamper & plate. Stamper adalah stempel yang didesain khusus untuk kuteks, sedang platter adalah cetakan dari gambar yang akan ditempelkan.
Cara menggunakannya sangat simpel dibanding melukis di kuku. Plat memiliki lubang lekukan dengan desain tertentu (contoh bunga, binatang, hati dan sebagainya).
Plat itu diolesi dengan kuteks khusus di bagian desain yang diinginkan, kemudian sebelum kuteks kering, tempelkan stamper. Lantas segera tempelkan pada bagian kuku yang sudah diberi lapisan kuteks dasar agar semakin cantik. (Cantiq)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar